Halal bihalal GOW Biak Numfor untuk saling memaafkan

banner 468x60

Biak, Papuautaranews – Pelaksanaan Halal bihalal adalah tradisi khas Indonesia berupa pertemuan untuk merajut silaturahmi dan saling memaafkan dengan sesama warga setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan dan Idul Fitri.

Bupati Markus Octovianus Mansnembra diwakili Staf Ahli 1 Bupati Francisco Olla pada halalbihalal GOW,Sabtu (28/3) mengatakan, kegiatan halal bihalal bertujuan membersihkan hati, mempererat tali persaudaraan, dan menghapus dosa.

“Halalbihalal dilakukan di lingkungan   masyarakat bertujuan meningkatkan kebersamaan serta dapat merajut hubungan silaturahmi dengan sesama,” ujarnya .

Sementara itu,Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Biak Numfor Renny Harianti Kapissa pada perayaan halalbihalal di Biak,Sabtu, mengatakan tradisi Halalbihalal bukan hanya tentang berjabat tangan, tetapi juga momentum untuk dapat saling memaafkan satu sama lain atas kekhilafan dan kesalahan yang dilakukan dalam pergaulan sehari-hari.

Tradisi halalbihalal tersebut, lanjut Renny,menjadi sarana untuk dapat mempererat hubungan tali silaturahmi dengan sesama.

“Halalbihalal untuk membersihkan hati setelah melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1447 H,” katanya.

Bahkan halalbihalal bukan sekadar tradisi Lebaran, kata Renny, melainkan bentuk nilai interaksi sosial yang dapat mempererat tali persaudaraan dengan sesama.

Pada tausiyah hikmah halalbihalal GOW Biak Numfor 1 Syawal 2026 disampaikan Ustadz Kamaruddin SPd mengatakan, melalui halalbihalal memberikan rasa cinta kepada manusia untuk senantiasa saling memaafkan dengan sesama.

Kegiatan halalbihalal GOW Biak Numfor ditandai dengan berjabat tangan dan dilanjutkan foto bersama pengurus dan staf ahli Bupati Francisco Olla beserta pejabat eselon dua di lingkungan Pemkab Biak Numfor.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *