Biak, Papuautaranews -Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani kesepakatan kerja sama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemkab Biak Numfor untuk pembangunan bandar antariksa Nasional di Biak,Sabtu (13/6).
Penandatanganan kerjasama dilakukan Kepala BRIN Prof Dr Ir Arif Satria,SP, M.Si dengan Wagub Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen mewakili Gubernur Mathius D Fakhiri serta Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra disaksikan Ketua DPRK Daniel Rumanasen ST berlangsung di gedung DPRK,Sabtu siang (13/6).

“Kerjasama ini untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dimana proyek ini diarahkan untuk mendukung pengembangan ekonomi antariksa, keamanan, dan mitigasi bencana,” ujar Prof Arif Satria.
Diakuinya, keberadaan bandar antariksa di Biak juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
Arif menyebut, pemilihan Biak sebagai tempat pembangunan bandar antariksa Nasional didasarkan pada pertimbangan geospasial yang kuat.
Bahkan lokasi Pulau Biak, lanjut dia, yang dekat dengan garis khatulistiwa memberikan keuntungan rotasi bumi, sehingga memungkinkan peluncuran roket menuju orbit rendah dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
“Mari kita dukung bersama pembangunan bandar Antariksa Nasional di Biak karena manfaatnya sangat positif untuk memberikan perekonomian masyarakat dan penyiapan sumber daya manusia bagi orang asli Papua,” katanya.

Sementara itu, Wagub Papua Aryoko Rumaropen mengapresiasi program kerjasama pembangunan bandar antariksa di Kabupaten Biak Numfor dilakukan pemerintah pusat melalui BRIN bersama Pemda,Sabtu 13 Juni 2026.
“Pemprov Papua akan mendukung penuh Pemkab Biak Numfor dan BRIN membangun bandar antariksa Nasional di Biak untuk mewujudkan visi “Transformasi Papua Baru Menuju Masyarakat yang Aman, Mandiri, Sejahtera, dan masyarakat Papua sejahtera,” katanya.

Ia berharap, dengan realisasi pembangunan bandar antariksa Biak dapat memberikan manfaat secara ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua khususnya di lokasi pembangunan di Kabupaten Biak Numfor.
“Jalinan kerjasama ini membuktikan komitmen pemerintah daerah untuk berkolaborasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pembangunan bandar antariksa Nasional di Biak,” katanya.
Bupati Markus Octovianus Mansnembra berterima kasih dengan dukungan Pemprov Papua dan BRIN untuk mewujudkan pembangunan bandar antariksa di Biak sebagai program strategis nasional.
“Dampak positif dari kerjasama dengan pembangunan bandar antariksa Nasional di Biak diharapkan memberikan manfaat secara ekonomi bagi warga adat Biak Numfor,” harap Markus.
Bupati Markus berharap, adanya dukungan semua elemen masyarakat adat serta pemangku kepentingan lainnya karena program pembangunan bandar Antariksa di Biak menjadi program strategis nasional pemerintah Republik Indonesia.
Penandatanganan MoU antara BRIN, Pemprov Papua dan Pemkab Biak Numfor dilakukan disaksikan komandan satuan TNI/Polri, Forkompinda, pimpinan DPRK dan anggota serta masyarakat adat berlangsung di gedung DPRK Biak.











