Biak, Papuautaranews – Bupati Biak Numfor Papua Markus Octovianus Mansnembra menitipkan lembaga pendidikan SMKS Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) untuk terus mendidik anak-anak asli Papua dapat disiapkan menjadi generasi emas Indonesia 2045.
“Sebagai Bupati Biak Numfor saya sangat mengapresiasi lembaga pendidikan Yapis SMKS TIK Yapis karena turut andil menyiapkan kualitas sumber daya manusia putra putri asli orang Papua untuk dapat sekolah dan belajar menuntut ilmu di lembaga pendidikan Islam,” ujar Bupati Markus Mansnembra saat meresmikan ruang Teaching Factory SMKS TIK Yapis Biak, Sabtu (22/08/2026).
Ia memuji manajemen pendidikan dikelola SMKS TIK Yapis Biak Numfor dalam melaksanakan program pembelajaran siswa sangat terbuka tanpa melihat latar belakang perbedaan keyakinan,adat istiadat, budaya maupun etnis.
Dari kenyataan yang ada saat ini, menurut Bupati Markus, bahwa di lembaga pendidikan SMKS TIK dipimpin Kepala Sekolah Darsini S.Pd,M.Pd bahkan satuan pendidikan di bawah naungan Yapis Biak Numfor telah banyak meluluskan anak-anak asli orang Papua untuk bersekolah dan menamatkan pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di Yapis Biak.
“Jajaran Pemkab Biak Numfor terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Yapis baik dari sarana prasarana, proses pembelajaran siswa hingga, ketersediaan tenaga guru di sekolah,” harap Bupati Markus Mansnembra.
Bupati Markus dalam tahun 2026 akan memberikan dukungan dana hibah untuk peningkatan kualitas pendidikan di SMKS TIK Yapis Biak.
Pada peresmian gedung Teaching Factory di SMKS TIK Yapis Biak yang mendidik sebanyak 300-an lebih siswa dengan empat jurusan bertujuan untuk menyiapkan siswa sekolah tempat praktik ketrampilan terhadap teori ilmu pengetahuan yang didapat di sekolahnya











