Gabungan Tim SAR temukan lima potongan serpihan tubuh di perairan Biak

banner 468x60

Biak, Papuautaranews – Tim SAR gabungan Kabupaten Biak Numfor, Selasa menemukan lima serpihan tubuh manusia di perairan Biak pasca terjadi ledakan bom peninggalan Perang Dunia II, di kompleks pasar ikan Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Fandoi Distrik Biak Kota, Selasa (31/5)

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan S.Ik,SH,MH mengatakan, tim gabungan SAR Biak masih melakukan penyisiran untuk mencari korban lainnya.

“Seperti biasa rilis pencarian korban ledakan bom peninggalan PD II di perairan Biak Numfor dilakukan tim gabungan Basarnas, TNI/Polri dan Pemkab Biak Numfor,” ujar Kapolres AKBP Ari.

Ia mengatakan, masyarakat yang terdampak ledakan bom peninggalan PD II telah dilayani pemerintah daerah dengan disediakan posko di aula Satpol PP dan Hotel Mapia.

Bahkan Polres Biak Numfor, lanjut dia, telah menyediakan layanan posko pengaduan untuk menampung laporan warga Biak Numfor.

“Polres Biak Numfor juga menyediakan ambulans, dan posko pengaduan bagi korban yang tertipu,” katanya.

Sementara itu,Plt Kepala Dinas Sosial Sandy Palanggan menyebut, warga Biak Numfor yang terdampak ledakan bom sisa peninggalan PD II sebanyak 113 jiwa ditampung di dua Posko.

Sebelumnya, tim Jinak Bom Gegana Brimob Polda Papua, Selasa sekitar pukul 11.00 WIT meledakkan granat aktif.

Sedangkan satu korban rawat inap di RSUD Biak Numfor dengan jenis kelamin laki-laki telah meninggal dunia, Selasa pagi.

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *