Biak, Papuautaranews – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Saribra Distrik Kepulauan Aimando Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Penerimaan dan pelepasan 30 mahasiswa UGM yang KKN didampingi Dosen pembimbing Dr.Eng Ir R.Rachmat A. Sriwijaya,ST,MT,D.Eng,IPM, Asean Eng dilakukan Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra bertempat di Gedung Negara 1 Biak,Rabu (24/6).
Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra berpesan mahasiswa UGM Yogyakarta yang sedang melaksanakan KKN di Kampung Saribra Distrik Aimando untuk menjaga kesehatan selama berada di tempat KKN.
“Jika kondisi selalu sehat dan fit maka dapat mendukung mengerjakan berbagai program kegiatan KKN yang sudah dirancang sesuai waktunya selama 50 hari di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.
Diingatkan Bupati Markus, kondisi badan tidak sehat harus diperiksa terutama mengantisipasi penyakit malaria.
Kepada pimpinan organisasi perangkat daerah yang terkait dengan program KKN mahasiswa UGM Yogyakarta untuk memberikan pendampingan selama berada di lokasi Kampung Saribra Distrik Aimando.
“Mahasiswa KKN UGM di Kampung Saribra Distrik Aimando akan membuat program yang banyak seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, pemerintahan, digitalisasi, infrastruktur dan pelayanan sosial kemasyarakatan maka dibutuhkan kerja sama dengan pimpinan OPD,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pendamping Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta R.Rahmat A. Sriwijaya menyebut, mahasiswa KKN UGM Yogyakarta di Kabupaten Biak Numfor mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat di Kampung Saribra Distrik Aimando.
Rachmat menyebut, berbagai rogram kerja KKN mahasiswa UGM Yogyakarta bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung Saribra.











