Biak, Papuautaranews – Kordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Biak Numfor, Papua Husni Mubarak menyebut, sebanyak 13.086 siswa satuan pendidikan di daerah ini telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ada delapan dapur penyedia MBG yang sudah beroperasi selama 2025,” kata Husni Mubarak menanggapi implementasi program MBG di Kabupaten Biak Numfor belum lama ini.
Diakuinya, untuk penerima MBG dari balita, ibu hamil dan ibu menyusui mencapai sebanyak 299 orang.
Dari jumlah 299 MBG balita, ibu hamil, ibu menyusui, menurut Husni, telah dilayani tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni SPPG yakni SPPG Samofa Brambaken 1, SPPG Wafnor dan SPPG Mandala.
“Ya untuk layanan MBG di Kabupaten Biak Numfor semua telah berjalan lancar,” katanya.
Husni menambahkan, untuk tahun 2026 sementara sedang progres ada sebanyak 11 titik di wilayah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal).
Untuk dapur 3T, lanjut Husni, di antaranya wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang sulit jangkauan transportasi.
“Daerah memang susah tetapi karena daerah itu ada penerima manfaat MBG maka perlu ada SPPG,” katanya.
Diakuinya, untuk program MBG di Kabupaten Biak Numfor selama 2025 berlangsung lancar sesuai peruntukan.
“Saya selalu koordinasi dengan teman-teman dari SPPG terutama ahli gizi untuk lebih memperhatikan keamanan pangan yang dipakai dimasak di dapur,” katanya .
Sedangkan masalah yang juga jadi perhatian, lanjut Husni, yakni masalah higienis dan sanitasi mulai dari perseorangan maupun lingkungan dapur SPPG.
“Dua hal sanitasi dan higienis saling berhubungan dan senantiasa menjadi perhatian pengelola dapur MBG,” harapnya.
Berdasarkan data di Kabupaten Biak Numfor terdapat sekitar 53 ribu sasaran penerima manfaat program MBG.











