Biak, Papuautaranews – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama seribuan umat Islam di Kabupaten Biak Numfor, Papua memperingati perayaan Isra Mi’raj 1447 Hijriah berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman Biak, Sabtu (17/1).
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra SH,MM dalam sambutan diwakili Kadis Lingkungan Hidup Iwan Ismulyanto AP, MM mengapresiasi peringatan Isra Mi’raj 1447 H diselenggarakan PHBI Biak Numfor
Bupati Markus Mansnembra berpesan peringatan Isra Mi’raj untuk mengajak umat Islam dapat menjadikan Biak Numfor rumah aman bagi semua agama.
Serta umat Islam di daerah ini, ajak Bupati Markus, dapat mendukung program pemerintah di antaranya pembukaan rute penerbangan Sorong-Biak dan Darwin-Biak dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Biak.
Program kedua, menurut Bupati Markus, rencana pembangunan bandara antariksa.
Sedangkan program ketiga, menurut Bupati Markus, industri sektor perikanan.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Hari Besar Islam Biak Numfor Abdul Kadir S.AN menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan perayaan Isra Mi’raj 1447 H.

Abdul Kadir juga sangat mengapresiasi atas kehadiran Khatib Syuriah PBNU KH Nurul Yaqin Ishaq sebagai penceramah untuk memberikan tausiyah hikmah Isra Mi’raj 1447 H/2026 M.
“Semoga melalui peristiwa Isra Mi’raj 1447 H dapat mengimplementasikan nilai-nilai ibadah Sholat lima waktu di lingkungan keluarga,” ujar Sekretaris PHBI Abdul Kadir.
Sedangkan penceramah Isra Mi’raj 1447 H Khatib Syuriah PBNU Jakarta KH Nurul Yaqin Ishaq mengakui, peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa Supra Rasional.
Sedangkan peristirahatan Mi’raj perjalanan dalam satu malam, menurut KH Nurul, sesuatu yang sangat luar biasa karena luar nalar manusia.
Diakuinya, dengan keyakinan keimanan yang kita miliki dapat mempercayai adanya Isra Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap, semua orang yang beriman kepada Allah SWT untuk terus mengerjakan perintah kewajiban, salah satunya perintah shalat lima waktu dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dilantunkan shalawat Nabi Muhammad SAW oleh Ustadz Zainal.











