Biak, Papuautaranews – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Biak Numfor Otto PM Wanggai menyampaikan pesan Bupati Markus Octovianus Mansnembra supaya jajaran Dinas Kesehatan memperkuat upaya promotif dan preventif.
“Upaya deteksi dini, respon cepat serta pemantauan wilayah setempat (PWS) tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan tetapi membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati Markus Mansnembra dalam sambutan tertulis disampaikan Asisten II Sekda Otto Wanggai pada kegiatan koordinasi, advokasi dan sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit di lingkungan Dinas Kesehatan,Kamis (23/7).
Bupati Markus memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan dan, kader dari lintas sektor yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga pelosok kampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Biak Numfor Daud Nataniel Duwiri M.Kes mengakui, semangat pengabdian tenaga kesehatan di 21 Puskesmas dan dua rumah sakit di Kabupaten Biak Numfor telah memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat sebagai implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Visi Misi Bupati Markus Octovianus Mansnembra dan Wabup Jimmy CR Kapissa.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran tenaga kesehatan di tempat tugasnya mewakili Negara hadir memberikan layanan kesehatan 24 jam,” ujar Duwiri.
Ia mengakui, tenaga kesehatan punya peran penting menyiapkan generasi emas Indonesia di Kabupaten Biak Numfor 2045.
Kegiatan koordinasi advokasi dan sosialisasi pencegahan penanggulangan penyakit mendengarkan paparan Kadis Kesehatan Daud Nataniel Duwiri tentang kebijakan strategi program kesehatan Biak Numfor, serta Alokasi anggaran kesehatan dari Bappeda serta Kolaborasi sinergitas pelayanan program masyarakat kampung disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Putu Wiadnyana.











