Dikdaya Biak Numfor Luncurkan Tiga Inovasi Pendidikan di Festival Literasi Cerdas 2026

banner 468x60

Biak, Papuautaranews – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) meluncurkan tiga inovasi layanan pendidikan di Festival Literasi Cerdas 2026 Kabupaten Biak Numfor, Papua,Kamis (20/08/2026).

Bupati Markus Octovianus Mansnembra saat launching tiga inovasi layanan pendidikan di Biak,Kamis, berharap dengan tiga inovasi layanan pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Biak Numfor.

Bupati Markus Octovianus Mansnembra. Foto Muhsidin

“Juga memberikan dukungan kepada siswa untuk meningkatkan pengetahuan literasi keuangan digital,” harapnya.

Kepala Dinas Dikdaya Biak Numfor Kamaruddin S.Pd,MAP dalam keterangan di Biak,Kamis, menyebut ketiga inovasi pendidikan di antaranya Kartu Bapak Tua atau Bantuan Pendidikan untuk anak kelas 1, kelas VII dan Kelas X untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan beli seragam sekolah.

Bupati Markus Octovianus Mansnembra bersama perwakilan OJK Papua Yosua Rinaldy dan pimpinan OPD saat launching tiga inovasi layanan pendidikan Festival Literasi Cerdas Biak 2026, Kamis (20/08/2026). Foto Muhsidin

Inovasi kedua, menurut Kadis Dikdaya Kamaruddin, Festival Toilet Sekolah sebagai intervensi percepatan penanganan toilet sekolah dengan cara yang dilombakan.

“Ini dinilai selama setahun mulai berjalan awal September hingga Desember,” katanya.

Kamaruddin menambahkan, untuk sekolah yang toilet terbaik disiapkan hadiah uang tunai Rp20 juta untuk dua kategori toilet pria dan toilet perempuan.

Ia berharap dengan festival toilet sekolah para siswa dan guru miliki kesadaran mengelola toilet sekolah.

Sedangkan inovasi ketiga pendidikan, lanjut dia, Mamberi Mansonanem adalah menabung Rp2.000 menyongsong masa depan gemilang.

“Dikdaya Biak Numfor inginkan anak sejak dini sudah dididik untuk belajar menabung. Hal ini juga sejalan dengan program Bank BPR Instia Papua,” ujarnya.

Kamaruddin menyebut, dengan kesadaran siswa menabung akan memberikan manfaat untuk masa depan siswa sekolah bersangkutan.

Sementara itu, Asisten Direktur Kantor Otoritas Jasa Keuangan Papua Yosua Rinaldy mengakui, adanya program gerakan menabung untuk anak merupakan investasi masa depan anak.

Sebagai contoh saja, lanjut Rinaldy, jika satu hari saja anak menyisihkan uang Rp2.000 untuk menabung maka jika waktu di sekolah ada 250 hari maka tabungan simpanan siswa sebanyak Rp500 ribu.

“Ini juga mengajarkan anak tentang pentingnya literasi keuangan untuk memenuhi kebutuhan masa depan anak sendiri,” sebut Rinaldy.

OJK Papua, menurut Rinaldy, sangat mengapresiasi kegiatan Festival Literasi Cerdas Biak Numfor 2026 karena meluncurkan program Gerakan Menabung Rp2.000 ke setiap siswa.

Launching tiga inovasi layanan pendidikan Festival Literasi Cerdas 2026 dilakukan Bupati Markus Octovianus Mansnembra bersama perwakilan OJK Yosua Rinaldy dengan penandatanganan secara digital,Kamis (20/08/2026).

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *