Biak, Papuautaranews -Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mendorong percepatan operasional pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kepulauan Numfor untuk meningkatkan percepatan layanan kesehatan masyarakat tersebar di lima distrik.
“Dinkes Papua akan membantu Dinkes Biak untuk percepatan operasional Rumah Sakit Pratama Pulau Numfor,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua dr Bery Wopari kepada wartawan saat mendampingi Gubernur Marhius D Fakhiri kunjungan kerja di Biak, akhir pekan.
Diakuinya, fasilitas gedung Puskesmas yang ada dj Pulau Numfor dapat saja digunakan menjadi RS Pratama tinggal menambah tenaga dokter, ruang rawat inap hingga sarana prasarana penunjang kesehatan lainnya.
Atau alternatif lain pembangunan RS Pratama Pulau Numfor, menurut Bery, dapat diajukan pembangunan gedung baru yang lengkap kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Tahun depan 2027 pihak Dinkes Papua akan mulai menyiapkan anggaran dan program mendukung pembangunan infrastruktur RS Pratama,” harapnya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Biak Numfor Daud Nataniel Duwiri mengakui, upaya penyiapkan pendirian operasional RS Pratama Lukas Enembe sudah dilakukan Pemkab Biak Numfor dengan membangun fasilitas Puskesmas di Pulau Numfor.
Kehadiran RS Pratama Pulau Numfor, lanjut Duwiri, merupakan kebutuhan nyata percepatan peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat di lima distrik kepulauan Numfor.
“Operasional RS Pratama Pulau Numfor untuk menjawab visi misi program Bupati Markus Octovianus Mansnembra dan Wabup Jimmy Carter Rumbarar Kapissa,” katanya.
Lima Puskesmas di Kepulauan Numfor yang selama 24 jam beri layanan kesehatan ke warga setempat di antaranya Puskesmas Yemburwo,Kameri,Orkeri,Poiru dan Bruyadori.











