Biak, Papuautaranews – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Papua ZL Mailoa memberikan apresiasi pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektor program Makan Bergizi Gratis untuk mewujudkan Papua Genius 2026, Kamis (15/1).
“Program MBG merupakan kebijakan strategis nasional Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran sehingga perlu semua terlibat untuk menyukseskan program ini di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Plt Sekda ZL Mailoa mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra membuka rakor lintas sektor program MBG Papua Genius digelar Jenewa Madani Indonesia-UNICEF, Kamis.
Sekda Mailoa berharap, peserta rakor lintas sektor dapat memberikan saran, masukan dan ide yang bagus untuk menyukseskan kelancaran program MBG untuk mewujudkan putra putri orang asli Papua Genius sesuai sasaran yang diharapkan bersama.
Mailoa berterima kasih dengan lembaga Jenewa Institut dan UNICEF serta pemerintah Jepang yang sudah terlibat langsung mendukung program MBG anak di Kabupaten Biak Numfor.
“Melalui hasil rakor lintas sektor dapat memperkuat kolaborasi kerja menyukseskan program strategis pemerintah untuk Papua Genius dan Indonesia Emas 2045,” harap Sekda Mailoa.
Sekda menyebut, ada sekitar 53 ribu anak mendapat program MBG tetapi di tahun 2025 masih dibawah target sehingga butuh kerjasama pemerintah daerah, Pemerintah Jepang, Satgas MBG Biak Numfor, lembaga non pemerintah, UNICEF, TNI/Polri, BUMN/BUMD serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Sementara itu, Shafa Syahrani selaku S.Gz Nutrition Manager Jenewa Institute mengakui, rakor lintas sektor untuk meningkatkan kinerja, evaluasi dan monitoring terhadap program MBG Papua Genius.
Diakuinya, saat ini pihaknya telah melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap pengelola tujuh dapur MBG, para guru, tenaga kesehatan dan penjamah makanan.
“Jenawa Institut dengan dukungan UNICEF bersama Pemerintah Jepang berkomitmen menyukseskan program MBG di Kabupaten Biak Numfor untuk Papua Genius,” katanya.
Shafa mengakui, ada sebanyak 7.500 anak penerima manfaat program MBG Papua Genius yang menjadi target bersama yang sedang diwujudkan pemerintah daerah.
Shafa menambahkan, pada tahun 2026 ini pihaknya sudah memprogramkan pembukaan dapur MBG di wilayah terdepan, terluar tertinggal (3T) bersama dengan Pemda Biak Numfor.











