Biak, Papuautaranews -Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) periode 2026-2030 Kabupaten Biak Numfor,Papua resmi dilantik Ketua Provinsi Isak Montolalu di Swissbel Hotel Biak, Senin malam (10/8/2026).
Pelantikan Ketua PSMTI Biak Numfor Daniel Tanuria dan kawan-kawan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan regenerasi bagi anak muda di tubuh PSMTI Biak Numfor.

Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra dalam sambutan dibacakan Plt Asisten 2 Adam Umar S.IP, MAP mengharapkan dengan dilantiknya pengurus PSMTI periode 2026-2030 dapat bermitra dengan pemerintah daerah dalam rangka membangun daerah yang lebih maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Saya ucapkan selamat atas dilantiknya pengurus PSMTI Biak Numfor dan teruslah berkontribusi di bidang ekonomi, sosial kemasyarakatan dan perdagangan,” katanya.
Ketua PSMTI Provinsi Isak Montolalu mengatakan, kehadiran generasi muda dalam kepengurusan baru disebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan organisasi sosial kemasyarakatan etnis Tionghoa di Kabupaten Biak Numfor.
“Saya sangat bersyukur dengan pelantikan pengurus PSMTI Biak Numfor yang diisi anak muda untuk menggerakkan roda organisasi di daerah,” ujar Isak.
Dia mengatakan, PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan etnis Tionghoa tingkat nasional yang berdiri pada 28 September 1998 pasca tragedi Mei 1998.
Organisasi tersebut dibentuk, menurut Isak, sebagai ruang penguatan solidaritas sosial dan kebangsaan masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Lebih cepat kerja
Sementara itu, Pembina PSMTI Biak Numfor Susanto Pirono menilai kaderisasi pengurus PSMTI Biak Numfor sangat tepat sehingga bisa lebih cepat bekerja membantu pemerintah dan melakukan pelayanan sosial kepada masyarakat di daerah ini.
“Anak muda yang dipilih sebagai pengurus PSMTI Biak Numfor sangat tepat supaya terus bermitra dengan pemerintah serta lebih cepat melaksanakan program sosial kemasyarakatan di daerah ini,” ujar Susanto.
Susanto optimistis keberhasilan organisasi PSMTI Kabupaten Biak Numfor dapat terwujud ketika sesama pengurus mau bekerja sama, disiplin serta saling membantu guna menjawab kebutuhan masyarakat.
Susanto berharap, pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan tonggak penting dalam melanjutkan perjuangan dan pengabdian PSMTI di Kabupaten Biak Numfor.
“PSMTI hadir untuk mempererat persatuan, memperkuat kontribusi sosial, serta menjaga nilai kebangsaan dalan keberagaman di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.
Pada kesempatan yang sama dilakukan pelantikan pengurus Persatuan Wanita Thionghoa Kabupaten Biak Numfor periode 2026-2030.











