Pemkab Biak Numfor dan Bank Indonesia launching pasar digital Darfuar

banner 468x60

Biak, Papuautaranews -Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Bank Indonesia perwakilan Papua serta Bank Papua melakukan launching Pasar Digital Darfuar sebagai langkah strategis dalam memperkuat Indeks Elektrofikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Launching pasar digital Darfuar Faidoma dilakukan Wakil Bupati Jimmy CR Kapissa mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra bersama Kepala Perwakilan Papua Bank Indonesia Warsono dipusatkan di pasar/terminal Darfuar, Jumat (8/5).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Diakui Jimmy saat ini telah ETPD Pemkab Biak Numfor mencapai ±92,3 persen (Kategori Digital).

“Dan saat ini Kabupaten Biak Numfor berada pada Peringkat 4 Besar di Wilayah Papua,” ujar Wabup Jimmy membacakan sambutan Bupati Markus Mansnembra pada launching pasar digital Darfuar, Jumat.

Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy CR Kapissa menerima plakat dari Kepala Perwakilan Papua Bank Indonesia Warsono, Jumat (8/5) bertepatan launching pasar digital Darfuar Biak.Foto Muhsidin

Ia mengaku, transformasi teknologi layanan digital diarahkan untuk mendorong Biak Numfor tidak hanya sebagai daerah “digital” tetapi juga kompetitif dalam Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) secara nasional.

Diakuinya, pengenalan layanan QRIS bukti nyata komitmen Pemkab Biak Numfor dalam Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Jimmy menambahkan, Pemkab Biak Numfor berkomitmen memperluas digitalisasi pada pajak dan retribusi daerah, sebagai salah satu kontribusi utama peningkatan pendapatan asli daerah.

Keberhasilan program ini, lanjut dia, akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan skor pada aspek out come dalam Championship TP2DD.

Melalui Digitalisasi Pasar Darfuar, menurut Wabup Jimmy, diharapkan berdampak meningkatkan akuntabilitas pengelolaan retribusi pasar.

“Lewat pasar digital ini juga mendorong peningkatan PAD berbasis transaksi riil volume transaksi digital serta memperluas inklusi keuangan masyarakat dan UMKM pasar melalui pemanfaatan QRIS,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Papua Warsono mengapresiasi komitmen pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor melaunching pasar digital Darfuar untuk memberikan kemudahan transaksi keuangan non tunai melalui layanan QRIS.

“Launching pasar digital Darfuar menunjukkan kuatnya komitmen Pemkab Biak Numfor memberlakukan sistem pembayaran non tunai untuk transaksi keuangan berjualan di pasar,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yubelius Usior melaporkan, saat ini sudah ada 108 pelaku usaha kecil di pasar Faidoma Darfuar menggunakan layanan transaksi non tunai dengan QRIS.

Diakui Usior, penyediaan layanan QRIS merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai Perbankan yang beroperasi di Kabupaten Biak Numfor.

Di antara Perbankan yang menyediakan QRIS, lanjut dia, yakni Bank Papua, BRI, BNI, Bank Mandiri serta bank lainnya turut mendukung percepatan digitalisasi transaksi di daerah.

“Penggunaan QRIS di Pasar Faidoma Darfuar saat ini pada umumnya telah diterapkan pelaku usaha seperti kios, toko serta penjual makanan dan minuman termasuk penjual gorengan, bakso dan berbagai jenis kuliner lainnya,” sebut Usior.

Secara terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Gunadi S.Sos, M.Si mengakui, launching pasar digital Darfuar merupakan implementasi nyata program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diketuai Bupati Markus Octovianus Mansnembra SH,MM.

“Penerapan pembayaran non tunai dengan QRIS di pasar Faidoma Darfuar bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat melakukan transaksi pembayaran saat berbelanja di pasar Darfuar,” katanya.

Gunadi berharap percepatan layanan transaksi keuangan non tunai gunakan QRIS sangat membantu masyarakat pembeli karena tidak perlu repot-repot bawa uang tunai untuk belanja.

“Ya ini inovasi digitalisasi yang direalisasikan Pemkab Biak Numfor untuk meningkatkan kemudahan bertransaksi di pasar Darfuar,” katanya.

Gunadi menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Bank Indonesia perwakilan Papua Warsono beserta tim, pimpinan perbankan di Biak, para pelaku usaha mikro kecil, PDAM, Samsat Biak dan pimpinan organisasi perangkat daerah yang mendukung percepatan pasar digital Darfuar bisa berjalan dengan lancar pada Jumat 8 Mei 2026.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *