Biak, Papuautaranews – Hasil High Level Metting (HLM) Tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dengan Bank Indonesia perwakilan Papua berlangsung di Biak, Jumat 27 Februari 2026 mengeluarkan sembilan komitmen bersama.
“Sembilan komitmen hasil rekomendasi HLM TP2DD Bank Indonesia dengan Pemkab Biak Numfor ditandatangani Bupati Markus Octovianus Mansnembra, Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Warsono,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gunadi M.Si dihubungi di Biak, Jumat malam.
Gunadi menyebut secara rinci sembilan komitmen bersama hasil HLM TP2DD Pemkab Biak Numfor dengan Bank Indonesia Papua di antaranya Pertama meningkatkan dan menjaga indeks ELTD pada kategori digital, kedua melanjutkan dan meningkatkan pengelolaan pendapatan daerah secara non tunai
Sedangkan komitmen ketiga meningkatkan dan memperluas edukasi, literasi dan branding ETPD kepada wajib pajak dan wajib retribusi baik melalui sosialisasi maupun media spanduk/banner, Videotron dan infografis media sosial.
Komitmen keempat menggunakan kartu kredit Indonesia (KKI) segmen pemerintah untuk mendukung belanja daerah lebih transparan dan akuntabel.
Kelima menyusun dan memperkuat roadmap P2DD, keenam memperkuat landasan pelaksanaan dan koordinasi implementasi kebijakan.
Komitmen ketujuh Opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor serta memastikan terealisasinya peningkatan penerimaan daerah.
Delapan mendukung dan Melaporkan pemetaan kebutuhan infrastruktur internet untuk penguatan ekosistem transaksi digital pemerintah daerah.
“Dan sembilan meningkatkan dan memperluas akseptasi QRIS melalui penambahan merchant dan pengguna baru QRIS,” sebutnya.











