Biak, Papuautaranews – Bupati Biak Numfor, Papua Markus Octovianus Mansnembra melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional 2026 ke Manokwari, Papua Barat,Selasa (16/6).
Bupati Markus Mansnembra berpesan kontingen Pesparawi Nasional dari Biak Numfor mewakili Provinsi Papua untuk mengikuti enam cabang lomba di ajang nasional di Manokwari yang dikenal sebagai Pulau Injil yang dilakukan penginjil Jerman Ottow & Geissler pada 5 Februari 1855.
Kepada setiap peserta Pesparawi Nasional asal Kabupaten Biak Numfor, menurut Bupati Markus, senantiasa menjaga kekompakan, kebersamaan dan nama baik daerah.
Selain itu kontingen Pesparawi Nasional dari Biak Numfor, lanjut Markus, supaya dapat berprestasi di ajang paduan suara Gerejawi tingkat nasional 2026 di Kota Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat.
“Mohon doa restu dari semua elemen masyarakat Kabupaten Biak Numfor supaya peserta Pesparawi Biak Numfor mampu meraih juara dan prestasi di ajang Pesparawi Nasional,” harap Bupati Markus.
Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah selaku Penjabat Sekda Zacharias L Mailoa ST,MM menyebut, kontingen Pesparawi Nasional dari Biak Numfor dengan peserta dan official mencapai 200-an orang akan berangkat dengan kapal cepat pada 18 Juni 2026.
“Ada enam kategori cabang lomba diikuti Kontingen Pesparawi Nasional Kabupaten Biak Numfor untuk mewakili Provinsi Papua di tingkat lomba nasional berlangsung di Manokwari, Papua Barat,” katanya.
Pj Sekda Mailoa optimistis kontingen Pesparawi Biak Numfor telah melakukan berbagai persiapan dan pemantapan latihan di bawah pelatih tingkat nasional dapat meraih prestasi di ajang lomba pesta paduan suara Gerejawi tingkat nasional berlangsung di Manokwari.
Pada pelepasan kontingen Pesparawi Nasional 2026 Biak Numfor diawali ibadah bersama dan ditandai dengan penyerahan pataka bendera kontingen kepada Ketua Umum LPPD ZL Mailoa oleh Bupati Markus Octovianus Mansnembra dan selanjutnya diterima Ketua Kontingen selaku Sekretaris Dewan Drs Judi Wanma M.Si disaksikan Ketua DPRK Daniel Rumanasen ST.











