FGD Pertamina-Pemda Biak Numfor pastikan ketahanan stok Elpiji 9-12 hari

banner 468x60

Biak, Papuautaranews – Focus Discussion Group (FGD) Pertamina Patra Niaga Papua bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memastikan ketahanan stok gas elpiji untuk kebutuhan masyarakat di Biak tetap terpenuhi hingga 9-12 hari.

“Suplai gas elpiji tetap terjaga melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Biak Numfor dan akan ada pengiriman ke Biak dijadwalkan tiba 11 Mei 2026,” ujar Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Papua Adri Angga Aditya kepada wartawan seusai penutupan FGD bersama Pemkab Biak Numfor, di Swissbel Hotel Biak, Rabu (6/5).

Adri menambahkan, dengan kedatangan gas elpiji pada 11 Mei maka akan menambah ketahanan stok elpiji hingga 14-20 hari ke depan.

Dia berharap, perlu dukungan untuk pengawasan dari berbagai pihak terkait sehingga ongkos atau biaya yang dibebankan termonitor dan warga Biak Numfor bisa menikmati harga jual Elpiji yang wajar dan terjangkau.

Adri mengakui, pengiriman gas Elpiji berbeda-beda bergantung dengan permintaan kebutuhan tetapi pada pengiriman dari Jayapura diperkirakan berkisar total 3.000 tabung dengan ukuran 5,5 Kg dan 12 Kg hingga 50 Kg.

“Siklus waktu bisa dua Mingguan mulai dari kirim tabung kosong ke Jayapura, isi tabung hingga kirim kembali ke Biak,” katanya.

Dia mengatakan, pengisian tabung gas ada pengalihan dari sebelumnya di Surabaya dialihkan ke Jayapura.

Pemindahan pengisian gas ini ke Jayapura, lanjut dia, telah berjalan sejak beberapa bulan lalu untuk menjamin stok gas elpiji dengan memanfaatkan infrastruktur sehingga efisiensi pelayanan kebutuhan elpiji untuk masyarakat Biak Numfor.

Sebelumnya,Plt Sekda ZL Mailoa mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra berharap, ketersediaan gas elpiji oleh penyalur maupun pihak PT Pertamina Patra Niaga Papua harus terjaga dengan aman karena memenuhi kebutuhan masyarakat.

Melalui FGD ini, lanjut Mailoa, menjadi perhatian pemerintah khususnya Pertamina Patra Niaga menjawab kebutuhan gas elpiji bagi masyarakat Biak Numfor.

“Dengan ketersediaan gas Elpiji dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor,” harap Plt Sekda Mailoa.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRK Abdul Manan S.Sos,MM berharap perlu adanya pengawasan bersama terhadap distribusi gas elpiji di Kabupaten Biak Numfor guna menjamin pemenuhan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Dari FGD ini terungkap persediaan Elpiji untuk masyarakat Biak Numfor tetap tersedia meski dalam kapasitas terbatas,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yubelius Usior mengakui, adanya pengalihan pengisian gas dari Surabaya ke Jayapura diharapkan dapat mengatasi permintaan kebutuhan gas Elpiji di Kabupaten Biak Numfor.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *