Biak, Papuautaranews – Proyek perubahan (Proper) melalui layanan KAMAM-KAMI digagas Saipan ST,M.AP selaku Kabid Akuntansi Badan Pengelola dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) merupakan aksi perubahan perilaku layanan tata kelola keuangan pemerintah daerah yang lebih cepat, akurat dan profesional.
“Proper yang saya lakukan sebagai peserta kepemimpinan administrator guna membantu meningkatkan kualitas pelayanan tata kelola keuangan untuk membantu Pemda dalam mengatasi permasalahan hutang daerah di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Saipan.
Dia mengatakan, persoalan hutang daerah di Kabupaten Biak Numfor sudah ada sejak 2001 hingga tahun 2025.
“Bahkan telah terjadi peningkatan jumlah hutang daerah dari sebelumnya Rp25 miliar hingga 2025 mencapai sebesar Rp66 miliar,” ujar Saipan dalam proper kepemimpinan administrator 2026 di Biak, Rabu (15/7).
Diakui Saipan, melihat hutang daerah yang terus meningkat sebagai masalah sehingga menjadi latar belakang inovasi KAMAM-KAMI dari bahasa Biak merupakan orang tua dimana sifatnya menaungi bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah.
KAMAM-KAMI sendiri, menurut Saipan, adalah kolaborasi aksi monitoring manajemen dan komitmen adaptif menuju inovasi.
“Jadi, yang kami lakukan adalah perubahan perilaku yaitu melakukan suatu optimalisasi percepatan tetapi kami lebih tajam Peraturan Menteri Keuangan 137 Tahun 2022. Namun, kami secara bertahap melakukan kolaborasi untuk menyelesaikan piutang daerah yang nilainya Rp8 juta ke bawah,” katanya.
Saipan berharap, semoga dengan inovasi layanan pemerintah daerah ini bisa menjadi komitmen pemda ke depan dapat menyelesaikan piutang daerah.
“Layanan perubahan KAMAM-KAMI dapat berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah dan dapat berpengaruh laporan penyajian keuangan daerah yang lebih handal dan akurat sehingga kita dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” harap Saipan.
Kepala BPKAD Biak Numfor Gunadi S.Sos, M.Si mengapresiasi dua pejabat BPKAD melakukan proyek perubahan layanan terhadap tata kelola administrasi keuangan pemerintah daerah.
“Spirit perubahan yang terus digaungkan Sekretaris BPKAD Yermias Rumbiak dan Kabid Akuntansi Saipan dapat meningkatkan kualitas layanan tata kelola administrasi keuangan dengan cepat, profesional dan transparan,” katanya.











