Biak, Papuautaranews -Satuan Tugas Program Makan Gizi Bergizi (MBG) Kabupaten Biak Numfor,Papua menyebutkan sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG sedang memperbaiki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai syarat untuk harus dipenuhi kelanjutan MBG.
“Sampai saat ini SPPG di Kabupaten Biak Numfor sedang memperbaiki IPAL sehingga sejak 2 April layanan MBG distop sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Sekretaris Satgas Pengawasan MBG yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kamaruddin S.Pd dalam keterangan pers di Biak belum lama ini.
Diakuinya, secara nasional program MBG di setiap SPPG distop sementara karena harus miliki sertifikat higienis yang dikeluarkan Dinas Kesehatan.
Sedangkan syarat lainnya SPPG di Biak Numfor, menurut Kamaruddin, harus mengantongi izin IPAL dari Dinas Lingkungan Hidup.
“Satgas MBG Biak Numfor berharap setelah dilakukan perbaikan IPAL di sembilan SPPG program Makan Bergizi Gratis bagi siswa sekolah,ibu hamil dan balita bisa berjalan di satuan pendidikan dan Posyandu,” harap Kamaruddin menanggapi penghentian sementara layanan MBG siswa.
Kamaruddin mengakui, sesuai petunjuk Bupati Markus Octovianus Mansnembra jika SPPG sudah menyelesaikan IPAL akan dilakukan pemeriksaan kembali dari Dinas Lingkungan Hidup.
Berdasarkan data penerima manfaat MBG di kabupaten Biak Numfor, menurut Kamaruddin, sudah mencapai 13 ribuan siswa sekolah dan 400-an balita ibu hamil.











