Biak, Papuautaranews- Bupati Biak Numfor, Papua Markus Octovianus Mansnembra SH,MM mengajak insan wartawan menjaga kebersamaan dan jaga kekompakan.
“Jangan ada kelompok-kelompok wartawan atau membentuk kelompok-kelompok yang akhirnya memecah belah wartawan sendiri,” pesan Bupati Markus Octovianus Mansnembra pada Halal Bihalal dan membuka Focus Group Discussion (FGD) wartawan di Biak,Selasa.
Bupati Markus mengingatkan kalau ada wartawan yang sudah bisa menulis dengan baik dapat menuntun teman wartawan yang masih belajar.
Bahkan kalau ada wartawan yang masih perlu belajar, menurut Bupati Markus, bisa bertanya ke teman wartawan yang sudah bisa.
“Intinya komunikasi itu penting,” pesan Bupati Markus saat membuka Halal Bihalal,
Ia berharap, momentum Halal Bihalal adalah untuk saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi.
“Halal Bihalal mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan rekan-rekan wartawan sebagai pilar keempat demokrasi,” ujarnya.
Bupati Markus berpesan insan pers tetap menjaga nilai-nilai jurnalisme serta mampu bersinergi dengan jurnalis warga yang ada.
Ia berharap, wartawan dalam memberitakan informasi kepada publik memperhatikan kode etik jurnalistik dan ketentuan lain UU Pers No 40 Tahun 1999 dan UU ITE hingga ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada FGD wartawan Biak Numfor dengan tema “Melindungi wartawan dari kasus hukum UU ITE dan KUHP baru” dengan menghadirkan dua narasumber di antaranya Kasatreskrim Polres Biak Numfor Iptu kandidat doktor Daniel Z Rumpaidus SH,MH dan Rektor Institut Cinta Tanah Air (ICITA) Assoc Prof Dr Muslim Lobubun SH,MH.











