Biak, Papuautaranews – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua bersama Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2026 menambah 11 titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdepan terluar dan tertinggal (3T) dalam upaya meningkatkan cakupan penerima manfaat program MBG.
“Dari 11 titik dapur SPPG tersebar di wilayah Distrik Padaido Aimando, Distrik Bondifuar dan Pulau Numfor,” ujar Sekretaris Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Kamaruddin S.Pd di Biak,Senin.
Diakui Kamaruddin, adanya penambahan dapur SPPG untuk meningkatkan cakupan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 di seluruh satuan pendidikan.
Sesuai dengan data pada 2025, menurut Kamaruddin, jumlah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Biak Numfor telah mencapai sebanyak 13 ribuan siswa.
Sedangkan untuk program MBG bagi balita,ibu hamil dan ibu menyusui, lanjut dia, sesuai data telah dilayani dapur MBG kurang lebih sebanyak 300 orang.
“Harapan Pemkab Biak Numfor dengan bertambahnya jumlah 11 dapur SPPG wilayah 3T mampu meningkatkan cakupan siswa penerima manfaat MBG di semua satuan pendidikan,” harap Kamaruddin.
Ia mengaku, program MBG merupakan implementasi program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemenuhan asupan gizi bagi anak, balita dan ibu hamil.
Sedangkan tujuan jangka panjang program MBG Presiden Prabowo Subianto, menurut Kamaruddin, untuk menciptakan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat dan cerdas.
“Jajaran Pemkab Biak Numfor terus berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan sembilan pengelola dapur MBG untuk meningkatkan cakupan penerima manfaat mencapai 43 ribuan siswa di semua jenjang satuan pendidikan,” katanya.











