Biak, Papuautaranews – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Biak Numfor, Papua menyebut, dukungan dana otonomi khusus (Otsus) bagi pemberdayaan pelaku usaha kecil orang asli Papua (OAP) sangat berperan mendorong peningkatan produksi usaha.
“Dengan potensi sumber daya alam yang tersedia dimiliki Biak Numfor terutama sektor perikanan tinggal menunggu kiat pelaku usaha OAP memanfaatkan peluang usaha,” harap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Biak Numfor Yubelius Usior di Biak,Rabu.
Diakuinya, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait terus memberikan penguatan kapasitas pelaku usaha OAP melalui pelatihan dan pendampingan manajemen.
Usior mengakui, pelaku usaha OAP saat ini sudah ada yang memiliki usaha produksi perikanan, minyak kelapa, abon ikan,sagu, ikan julung asar, dan aneka makanan khas Biak.
“Pemerintah lewat OPD terus memberikan penguatan kapasitas produksi bagi pelaku usaha OAP karena jika ini dilakukan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” harapnya.
Pada 2026 ini, lanjut Usior, pihaknya telah melaksanakan program pelatihan olahan ikan frozen bagi pelaku usaha OAP Biak Numfor.
“Dengan bekal pelatihan olahan ikan frozen diharapkan dapat menambah produksi usaha OAP serta meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” ujarnya.











