Ketua MUI: keistimewaan malam Lailatul Qadar paling mulia di bulan Ramadhan

banner 468x60

Biak, Papuautaranews -Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Biak Numfor, Papua KH Ahmad Burhan Nulhaq menyebutkan, keutamaan Malam Lailatul Qadar adalah malam paling mulia di bulan Ramadan yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun lebih menjadi waktu turunnya malaikat dan keberkahan.

“Bagi umat Islam yang beribadah pada malam Lailatul Qadar akan diampuni dosa-dosanya, merasakan kedamaian, dan doa lebih mudah dikabulkan,” sebut Ketua MUI KH Ahmad Burhan Nulhaq pada tausiyah Ramadhan 1447 H, Jumat.

Diakuinya, 10 hari terakhir bulan Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi momentum paling banyak diburu umat Islam, terutama di malam ganjil 21,23,25,27 dan 29 untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar.

“Untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar menjadi harapan dan keinginan semua umat Islam,” harap Ustadz Burhan.

Ia berharap, umat Muslim di Kabupaten Biak Numfor dapat memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, sedekah, zikir dan membaca Al-Qur’an, berdoa, serta melaksanakan shalat malam.

Hingga, Sabtu malam (14/3) sejumlah masjid di Biak Numfor memberikan fasilitas ibadah bagi jemaah masjid dan mushalla untuk berburu malam Lailatul Qadar pada malam ganjil 10 hari terakhir bulan Ramadhan 1447 H.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *